banner Atas 729 x 90

SALING MENGHARGAI PERBEDAAN

By Dessy TC 145 September 02, 2019 150
Foto FP TC 145 Foto FP TC 145

Sebagai negara kesatuan, kita memang tidak dapat terlepas dari perbedaan, sesuai slogan dalam lambang Negara Indonesia yaitu Bhinneka Tunggal Ika, Walaupun Berbeda-beda Tetap Satu Jua.

Sebagai negara dengan jumlah penduduk lebih dari 268 juta jiwa berdasarkan Survei Penduduk antar Pensus (Supas) atau Negara keempat terbesar di Dunia dengan mayoritas beragama Islam, isu intoleransi kerap muncul. Hal ini tentu tidak dibenarkan. 
Semua agama diajarkan untuk bertoleransi tanpa membeda-bedakan, ini pula yang diterapkan lembaga Basic English Course (BEC) di Pare, Kediri, di BEC tidak pernah mempermasalahkan perbedaan khususnya agama, ras dan suku.
Di Indonesia sendiri terdapat 5 agama yang disahkan, yaitu: Islam, Kristen, Hindu, Budha dan Konghucu. BEC pada dasarnya memiliki program-program keagamaan Islam yang kuat, namun faktanya BEC menerima siswa dengan latar belakang agama yang berbeda.
Tidak ada diskriminasi dalam BEC, di BEC menerima siapapun yang ingin belajar bahasa inggris dengan sungguh-sunnguh dan taat mengikuti aturan.”Saya tidak pernah merasa diasingkan apalagi tertekan ketika berada di sebuah wilayah atau tempat yang bermayoritas Muslim, saya percaya bahwa semua memiliki ahklak yang baik untuk membedakan antara keimanan dan tanggungjawab sebagai mahluk sosial.” Ungkap salah satu siswa BEC Alexi Tomasoa.
Alex mengatakan BEC sangat profesional dalam hal ini, iman bukan sesuatu hal yang harus diperdebatkan, ibadah itu wajib dan itu pun tidak bisa diperdebatkan, karena itu saya justru sangat senang, karena BEC terutama pendiri BEC Mr. M.Kalend Osend dan keluarga tetap menjaga dan menjalankannya.
toleransi masih ada di tengah hiruk pikuk isu isu mengenai intoleransi dan politik yang menguat, di BEC, baik guru dan siswa dapat mengutamakan rasa toleransi dan kemanusiaan ketimbang perbedaan agama, ras dan suku.
“Saya sangat senang kursus di BEC, saya sudah tahu sebelumnya mengenai aturan-aturan yang ada di BEC, dari internet, forum, bahkan dari Admin BEC sendiri, dan itu yang membuat saya mau masuk ke BEC, aturan-aturan itulah yang sebenarnya memaksa kita untuk fokus pada apa yang sedang kita pelajari dalam hal ini bahasa Inggris sembari juga mengajari kita bagaimana caranya bersikap yang benar.”. Tambah Alex.
Itu pula yang dirasakan siswa lain di BEC Kevin Tukan Dawa ia mengatakan Walaupun sebagai agama minoritas tapi saya merasa nyaman belajar di BEC. Teman-teman dan Guru-Guru di BEC tidak pernah mempermasalahkan soal agama suku dan ras. Sikap saling menghargai, tidak saling mengucilkan satu sama lain hal ini yang membuat saya tertarik ke BEC. 

 

Kampus BEC

Alamat:

Jl. Anyelir No.8

Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri 

Propinsi Jawa Timur | 64212

Informasi:

0354. 392987 | +62 812 3053 8823

© 2019 Basic English Course All Rights Reserved. By Kang Oviagus