banner Atas 729 x 90

Kisah Kecil dari Getok Tular yang Membawa Berkah (Sejarah Lahirnya BEC#4)

Singgahan tempo dulu. Jauh sekali jika disandingkan dengan Singgahan terkini Singgahan tempo dulu. Jauh sekali jika disandingkan dengan Singgahan terkini photo: BEC.doc 2019

Setelah kembali ke kampus, sekitar satu bulan sebelum masa wisuda, mereka kembali berkunjung ke Pare menjumpai Mr Kalend untuk mengucapkan terimakasih. Kedua mahasiswa itu ternyata telah benar-benar berhasil lulus ujian negara.

Masa itu, bahasa Inggris belum “populer” seperti sekarang. Namun pada masa itu pula Abdullah Umar dan Imam Sya’roni sudah begitu merasa bangga dapat melewati kesuksesannya dalam menempuh ujian bahasa Inggris. Kebanggaan itu pulalah, yang akhirnya berbias pada banyak cerita inspiratif yang dikisahkan oleh Abdullah Umar dan Imam Sya’roni, baik kepada teman satu kampus, saudara dan rekan-rekannya yang lain.

“Kalau ingin belajar bahasa Inggris, datang saja ke Mr Kalend di Pare. Beliau yang mengajari kami bahasa Inggris”

demikian sepenggal cerita inspiratif Umar Abdullah dan Imam Sya’roni kepada para sahabatnya.

Tanpa diduga, dari hasil getok tular kedua mahasiswa tadi, beberapa waktu berikutnya saat tiba Bulan Ramadhan, beberapa mahasiswa dari berbagai universitas datang menemui Mr Kalend untuk belajar bahasa Inggris. Kepercayaan yang terbentuk dari getok tular itu, boleh dikatakan sebagai cikal bakal ‘keuntungan’ beliau hingga sekarang.

Makna yang tersirat, beliau semakin tambah hati-hati dan lebih giat belajar lagi untuk memelihara para peserta didik. Kenyataan ini tidak lepas dari dorongan dan dukungan KH Ahmad Yazid selaku guru beliau yang selalu memberi motivasi, kesempatan, serta peluang bagi beliau untuk belajar sekaligus praktek mengajar.

Kembali ke cerita Umar Abdullah dan Imam Sya’roni. Setelah wisuda Umar Abdullah dikabarkan meninggal dunia karena mengalami musibah kecelakaan ketika melewati jalur lintas Sidoarjo. Sementara Imam Sya’roni, masih sempat bertemu dengan Mr Kalend selang beberapa bulan setelah kecelakaan yang merenggut nyawa Umar Abdullah.

Untuk diketahui, pasca pertemuan terkahir tersebut Mr Kalend sempat kehilangan kabar dari Imam Sya;roni dan tidak pernah bertemu kembali sampai puluhan tahun lamanya hingga BEC berkembang seperti sekarang. Dan atas ijin Allah SWT, tepatnya pada Bulan Ramadhan hari ke-3 tahun 2012 keduanya (Mr Kalend dan Imam Sya’roni) akhirnya dipertemukan kembali.

Pada tanggal tersebut, Mr kalend bersama keluarga memang berniat berziarah ke makam Umar Abdullah sembari berkeinginan mencari kabar keberadaan Imam Sya’roni. Dari keluarga Umar Abdullah pula, akhirnya Mr Kalend mendapatkan alamat tinggal Imam Sya’roni.

Dalam pertemuan itu, awalnya Imam Sya’roni agak sulit mengingat tentang diri Mr Kalend. Namun setelah Mr Kalend bercerita sepenggal demi sepenggal kisah tempo dulunya bersamanya, tiba-tiba keduanya langsung berpelukan erat sembari meneteskan air mata. Haru bercampur bahagia dirasakan keduanya. Dan hanya beliau berdua yang tahu pasti, bagaimana kisah yang penuh cerita-cerita indah itu dilalui.

Kampus BEC

Alamat:

Jl. Anyelir No.8

Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri 

Propinsi Jawa Timur | 64212

Informasi:

0354. 392987 | +62 812 3053 8823

© 2019 Basic English Course All Rights Reserved. By Kang Oviagus